UIN Jakarta Dukung Penguatan Pusat Karier dan Program Talenta Connect PTKI Kemenag RI

UIN Jakarta Dukung Penguatan Pusat Karier dan Program Talenta Connect PTKI Kemenag RI

YOGYAKARTA, 10 Oktober 2026 — Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta mendukung penguatan kapasitas kelembagaan pusat karier serta pengembangan Program Talenta Perguruan Tinggi Keagamaan Islam (PTKI) Kementerian Agama Republik Indonesia. Dukungan tersebut sejalan dengan upaya membangun ekosistem pengembangan karier mahasiswa dan alumni yang terintegrasi, berbasis data, serta responsif terhadap kebutuhan dunia kerja.

Dukungan ini disampaikan dalam rangkaian kegiatan Peningkatan Talenta Mahasiswa PTKI Tahun 2026 yang berlangsung pada 8–10 Oktober 2026 di Hotel Royal Darmo Malioboro, Yogyakarta. Kegiatan yang diselenggarakan Kementerian Agama RI dibuka oleh Papay Supriatna, S.S., M.Pd., Kepala Subdirektorat (Kasubdit) Sarana, Prasarana dan Kemahasiswaan. Forum tersebut menjadi ruang untuk memperkenalkan sekaligus mengevaluasi berbagai instrumen pengembangan talenta mahasiswa PTKI, termasuk Aplikasi Talenta Connect.

IMG1C

Salah satu agenda utama adalah pengenalan Aplikasi Talenta Connect. Aplikasi ini menjadi bagian dari upaya mendorong pengelolaan data dan informasi talenta mahasiswa secara lebih sistematis sehingga potensi mahasiswa dapat dipetakan dan dikembangkan sesuai kebutuhan. Selain pengenalan aplikasi, peserta juga membahas tracer study. Data lulusan dinilai penting tidak hanya sebagai kebutuhan administrasi perguruan tinggi, tetapi juga sebagai bahan untuk membaca perjalanan lulusan setelah menyelesaikan pendidikan.

Agenda kegiatan kemudian diarahkan pada pembahasan dan diskusi petunjuk teknis (juknis) Aplikasi Talenta Connect. Pembahasan tersebut penting agar penggunaan aplikasi memiliki pedoman yang jelas dan dapat diterapkan secara efektif oleh PTKI.

Peserta juga melakukan evaluasi terhadap aplikasi dan juknis yang telah dibahas. Evaluasi diarahkan untuk melihat aspek teknis sekaligus kebutuhan pengguna sehingga sistem yang dikembangkan tidak berhenti sebagai perangkat digital, tetapi benar-benar mendukung pengelolaan talenta mahasiswa.

UIN Jakarta Dukung Penguatan Kelembagaan dan Program Talenta Connect

Kepala Pusat Karier UIN Jakarta, Muhammad Kholis Hamdy, S.Sos., S.H., M.IntDev. menegaskan komitmen institusinya dalam mendukung penguatan pusat karier dan implementasi Program Talenta Connect PTKI Kementerian Agama RI.

“Pusat Karier UIN Jakarta mendukung penuh penguatan kapasitas kelembagaan serta Program Talenta Connect PTKI Kemenag RI,” ujar Muhammad Kholis Hamdy.

Menurutnya, penguatan pusat karier perlu ditempatkan sebagai bagian strategis dari penyelenggaraan pendidikan tinggi. Pusat karier tidak hanya berfungsi sebagai penyedia informasi lowongan kerja, tetapi juga berperan dalam membantu mahasiswa mengenali potensi diri, mengembangkan kompetensi, mempersiapkan transisi dari dunia pendidikan ke dunia kerja, serta membangun koneksi dengan dunia usaha dan dunia industri.

IMG2C

Program Talenta Connect diharapkan mampu mendukung proses pemetaan dan pengembangan potensi mahasiswa secara lebih terarah. Melalui dukungan sistem digital dan tata kelola yang terintegrasi, pengembangan talenta dapat dilakukan secara lebih sistematis, mulai dari identifikasi potensi hingga penguatan kesiapan profesional mahasiswa.

Forum Peningkatan Talenta Mahasiswa PTKI inimelibatkan unsur tim kemahasiswaan, tim pengembangan platform PRIMA, Inspektorat Jenderal (Itjen), tim Organisasi dan Hukum (OKH), serta Pusat Data dan Teknologi Informasi (Pusdatin).

Talenta Connect dan Tracer Study

Muhammad Kholis Hamdy menilai bahwa pengembangan talenta mahasiswa perlu didukung oleh data yang akurat dan dapat dimanfaatkan untuk perencanaan program maupun evaluasi kebijakan pendidikan tinggi.

Dalam konteks tersebut, Program Talenta Connect diarahkan untuk mendukung pemetaan dan pengembangan potensi mahasiswa, sedangkan tracer study berperan sebagai instrumen untuk menelusuri perjalanan lulusan setelah menyelesaikan pendidikan. Hasil tracer study dapat dimanfaatkan untuk memahami relevansi kompetensi lulusan dengan kebutuhan dunia kerja, mengevaluasi proses pembelajaran, serta menjadi bahan perbaikan layanan karier dan pengembangan kurikulum.

“Kegiatan Peningkatan Talenta Mahasiswa PTKI Tahun 2026 menegaskan pentingnya membangun ekosistem pengembangan talenta yang terintegrasi, berbasis data, kolaboratif, dan berorientasi pada hasil,” ungkapnya.

Integrasi kedua instrumen tersebut diharapkan memperkuat kesinambungan antara pengembangan mahasiswa selama masa studi dan pemantauan perkembangan karier setelah lulus. Dengan demikian, data tidak hanya menjadi dokumentasi administratif, tetapi juga menjadi dasar pengambilan keputusan dan peningkatan mutu layanan pendidikan tinggi.

PERMATA-PTKI sebagai Wadah Kolaborasi Pusat Karier

Penguatan kelembagaan pusat karier juga memerlukan kolaborasi yang berkelanjutan antarperguruan tinggi. Dalam hal ini, Perkumpulan Pusat Pengembangan Karier dan Talenta Mahasiswa Perguruan Tinggi Keagamaan Islam (PERMATA-PTKI) diharapkan menjadi wadah untuk memperkuat sinergi, pertukaran praktik baik, serta pengembangan program bersama di lingkungan PTKI.

IMG3C

Forum Peningkatan Talenta Mahasiswa PTKI Tahun 2026 turut menghasilkan kepengurusan PERMATA-PTKI periode 2026–2028, dengan Dr. Heri Gunawan dari UIN Sunan Gunung Djati Bandung sebagai ketua. Muhammad Kholis Hamdy dari UIN Jakarta mendapat amanah dalam Divisi Pengembangan Karier dan Talenta Mahasiswa. Susunan kepengurusan tersebut menjadi salah satu ruang untuk memperkuat kolaborasi pengembangan karier dan talenta di lingkungan PTKI.

Dr. Heri Gunawan, S.Pd.I., M.Ag., didampingi Wahyono, M.Pd.I. dari UIN Cirebon sebagai Wakil Ketua. Posisi Sekretaris I dipercayakan kepada Dr. Ahmad Ghozi, M.A. dari UIN Malang, Sekretaris II kepada Nasrul Fahmi Zaki Fuadi, Lc., M.Si. dari UIN Semarang, serta Bendahara kepada Dr. Layyin Mahfiana, S.H., M.Hum. dari UIN Surakarta.

Kepengurusan ini diperkuat tiga divisi strategis. Muhammad Kholis Hamdy, S.Sos., S.H., M.IntDev. dari UIN Jakarta menangani Divisi Pengembangan Karier dan Talenta Mahasiswa; Dr. Noor Saif Muhammad Mussafi, S.Si., M.Sc., Ph.D. dari UIN Yogyakarta mengoordinasikan Divisi Tracer Study; sedangkan Dr. As’ari, S.S., M.Si. dari UIN Banten memimpin Divisi Kewirausahaan dan Kemitraan.

Menurut Muhammad Kholis Hamdy, sinergi antara Program Talenta Connect, Tracer Study,dan PERMATA-PTKI penting untuk memastikan bahwa pengembangan talenta tidak berjalan secara terpisah.

“Sinergi ketiganya diharapkan memastikan bahwa potensi mahasiswa tidak berhenti sebagai data atau capaian selama kuliah, tetapi berkembang menjadi kompetensi, kesiapan profesional, dan peluang karier yang nyata,” jelasnya.

Melalui kolaborasi tersebut, Pusat Karier UIN Jakarta berharap penguatan kapasitas kelembagaan dan program pengembangan talenta PTKI dapat memberikan dampak nyata bagi mahasiswa dan alumni. Upaya ini sekaligus menjadi bagian dari komitmen bersama untuk menyiapkan lulusan perguruan tinggi keagamaan Islam yang kompeten, adaptif, berintegritas, dan mampu menghadapi dinamika dunia kerja.

 

(Sumber gambar: Dokumen Panitia Acara)