Press Release: PERSAMI Part 6 x SEVEN INC. Kupas Tuntas Strategi Bertahan di Lingkungan Kerja Toksik dan Trik Membangun Karier
Pusat Karier, Berita Pusat Karier UIN Jakarta – Pusat Karier UIN Jakarta kembali menyelenggarakan rangkaian kegiatan PERSAMI (Persiapan Karier, Eksplorasi, dan Magang Mahasiswa Inspiratif) Part 6 yang kali ini menggandeng SEVEN INC. Kegiatan yang diselenggarakan secara virtual melalui platform Zoom Meeting pada Sabtu, 20 Juni 2026 ini dimulai pukul 09.00 WIB guna membekali mahasiswa menghadapi dinamika dunia kerja profesional.
Mengusung tema "Self Management for Surviving a Toxic Workplace", acara ini menghadirkan Rekario Danny Sanjaya, S.Kom., selaku Founder magangjogja.com sebagai narasumber utama, dan dipandu oleh M. Aidhil Athfali sebagai moderator.
Dalam pemaparannya, Rekario menyoroti bahwa lingkungan kerja yang toksik, yang ditandai dengan tidak adanya mentor hingga rekan kerja yang tidak suportif, sangat berdampak pada kesehatan fisik dan mental pekerja. Dampak negatif ini dapat berupa stres yang berkepanjangan, burnout, hingga menurunnya rasa percaya diri.
Sebagai solusi, narasumber menekankan pentingnya manajemen diri. "Fokuslah pada area yang bisa dikontrol, yaitu respons diri sendiri," jelas Rekario. Ia juga menyarankan para peserta untuk memaksimalkan potensi diri guna menjadi solusi bagi perusahaan, serta membangun support system yang positif untuk mengelola stres. Manajemen stres tersebut harus diimbangi dengan menjaga kualitas tidur dan rutinitas olahraga.
Selain membahas manajemen stres, Rekario juga membagikan Career Hack bagi para lulusan baru. Ia mengingatkan agar profesionalisme dijaga dengan tidak menyamakan tempat kerja dengan kampus. Kesehatan fisik, seperti menjaga pola makan agar terhindar dari GERD, juga menjadi sorotan karena perusahaan selalu mencari SDM yang sehat dan produktif. Terkait promosi karier, ia menyarankan agar setiap pencapaian dikomunikasikan secara profesional langsung kepada atasan pemegang keputusan, bukan menceritakannya kepada pihak luar yang tidak relevan.
Menghadapi era digital, rekam jejak di media sosial memainkan peran krusial dalam tahap rekrutmen. Media sosial kini berfungsi selayaknya CV online yang dipantau oleh HRD. Oleh karena itu, pelamar kerja diimbau untuk menghindari keluhan berlebih di dunia maya dan mulai memanfaatkannya untuk personal branding dengan mengunggah kegiatan-kegiatan positif.
Sesi pemaparan semakin interaktif dengan adanya sesi tanya jawab. Menjawab pertanyaan dari peserta bernama Hilman Fawwaz mengenai aturan tidak tertulis di perusahaan, Rekario menegaskan bahwa perusahaan jauh lebih memprioritaskan "Good Attitude" dibandingkan sekadar "Skill". Hal-hal kecil terkait sikap bahkan sudah dinilai oleh HRD sejak tahap wawancara. Di akhir sesi, Rekario juga berpesan bahwa keterampilan Public Speaking adalah bekal krusial yang harus dipersiapkan sejak masa kuliah karena sangat membantu dalam memperluas relasi bisnis dan membangun rasa percaya diri.
(Nayla T./Nayla M./Sumber Gambar: Dok. Tim EPM)
