PUSAT KARIER (CAREER DEVELOPMENT CENTER)

Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah
Sunday, 26 May 2024

5 Strategi Praktis Makin Dilirik Rekruter

Lowongan | 10 Mei 2023 00:00 wib Saat melamar pekerjaan ke suatu perusahaan, pastinya kamu bukan satu-satunya kandidat. Oleh karena itu, penting buatmu untuk jadi kandidat yang stand out/unggul di antara kandidat lainnya.

Saat melamar pekerjaan ke suatu perusahaan, pastinya kamu bukan satu-satunya kandidat. Oleh karena itu, penting buatmu untuk jadi kandidat yang stand out/unggul di antara kandidat lainnya.


Yuk simak 5 strategi beserta langkah-langkah mudah yang bisa kamu ikuti untuk membuat kamu lebih unggul di antara kandidat lainnya:


1. Cara Buat CV dan Portfolio Lebih “Menjual”


Lamaran kerjamu (CV dan portofolio) adalah first impression yang rekruter dapat sebelum mengundangmu ke interview. Supaya bisa lolos ke tahap berikutnya, kamu harus stand out mulai dari tahap screening.

Berikut beberapa tips CV yang bisa kamu terapkan agar kamu lebih stand out dari yang lain:


  • Masukkan pengalaman yang relevan dengan posisi yang dilamar
  • Elaborasi pengalaman dengan singkat, padat, jelas, dan jangan bertele-tele
  • Tuliskan skill yang relevan dengan lowongan 
  • Hindari typo
  • Bila diperlukan, masukkan hyperlink portofoliomu di dalam CV
  • Hindari menggunakan grafik yang terlalu mencolok sebagai desain CV. Fokus pada desain yang sederhana tapi dengan font yang jelas dan informasi tertulis dengan rapih

Untuk tau lebih dalam tentang strategi memaksimalkan CV, bisa cek artikel sebelumnya di sini ya!


2. Memaksimalkan LinkedIn


Saat ini, LinkedIn sudah jadi salah satu platform terbesar bagi rekruter untuk mencari kandidat dan pos lowongan kerja dengan range level yang lebih luas. Dari Fresh Graduate sampai Professionals. Selain itu, rekruter bisa mengevaluasi background kandidat, khususnya di bagian Experience, Education, Achievement, Certifications, dan Endorsement Skills.


Oleh karena itu, selain menyiapkan CV dan portofolio yang bagus, perlu juga untuk mengoptimisasi LinkedIn-mu! 


Berikut beberapa strategi LinkedIn agar lebih makin dilirik rekruter:

  • Jangan melamar secara sporadis
  • Sesuaikan headline profil LinkedIn dengan posisi yang dilamar
  • Aktif posting
  • Tampilkan skills yang relevan sesuai posisi yang dilamar
  • Tulis pengalaman yang relevan dengan lebih detil
3. Belajar Cara Networking


Secara umum, kamu dapat melakukan networking ke:

  • Rekruter: HR, user (Lead / Manager)
  • Peer: Teman-teman kampus, teman-teman SMA, organisasi, atau orang-orang yang sudah bekerja di posisi yang ingin dilamar
  • Mentor: Dosen, Career Coach, dan Alumni 

Tapi bagimana cara networking secara profesional? Berikut beberapa strategi agar kamu bisa memulai dan latihan networking lebih dalam:


  • Mengontak HRD di LinkedIn untuk memperkenalkan diri dan menanyakan status lamaran setelah 7 hari
  • Jangan menyepelekan networking dengan lingkungan terdekat seperti teman kampus, dosen, staf kampus, dan lainnya
  • Ikut organisasi atau kursus 
  • Gabung komunitas terkait posisi yang dilamar
  • Jadi connector dan bantu orang lain untuk networking

Dengan networking, kamu akan lebih diingat oleh teman, rekan kerja, maupun atasanmu nanti. Jadi, jika mereka punya lowongan kerja yang cocok denganmu, mereka akan menawarkannya. Networking yang bagus adalah networking yang dilandasi dengan kepercayaan. 


4. Standout Saat Interview


Setelah lolos CV Screening, rekruter akan melihat seberapa kompeten dan cocokkah kamu di dalam perusahaan. Maka, inilah saatnya kamu tunjukkan bahwa kamu paling unggul di antara kandidat lainnya!


Berikut beberapa cara agar kamu bisa menguasai wawancara dengan maksimal dan berbeda dari yang lain:

  • Riset secara detil posisi yang dilamarkan, siapa interviewernya, dan perusahaannya
  • Lakukan refleksi mendalam terhadap diri sendiri seperti skill dan pengalaman, team work skills, problem solving skills, dan lainnya 
  • Buat pitching deck berisi  improvement points  yang akan kamu lakukan saat diterima di posisi tersebut
  • Learn how to be likable. Selain menyiapkan skill untuk interview, jangan lupa untuk selalu ramah dan sopan selama proses interview 
  • Jangan lupa untuk menanyakan pertanyaan yang relevan untuk mendapatkan gambaran lingkungan bekerja, ekspektasi kera, kondisi perusahaan, dan tahap rekrutmen berikutnya


5. Jangan Lupa Follow Up


Setelah proses interview selesai, bukan berarti ini tahap rekrutmen berakhir di sini. Agar rekruter tetap ingat dengan interview dan tahap rekrutmenmu, mengirimkan thank you note atau email follow up interview terbukti dapat mengambil perhatian lebih dari rekruter. 


Berikut beberapa strategi untuk menarik perhatian rekruter setelah proses interview:

  • Mengirim thank you note via email, LinkedIn, atau Whatsapp. Selain mengucapkan terima kasih untuk waktunya, jangan lupa untuk tekankan lagi seberapa tertarik kamu terhadap peluangnya beserta skill dan kekuatanmu
  • Setelah 1-2 minggu setelah interview jangan lupa untuk kirim pesan follow up interview untuk meminta update proses rekrutmen
  • Jaga networking dengan baik, baik saat lamaran diterima ataupun ditolak
Dilihat 136 kali
Link